Heboh Info “Anak Palestina Bisa Diadopsi”, Warga Gorontalo Datangi Pelabuhan anak anak palestina di gaza city in seakan tak terimbas  121024183247 324

Sejumlah warga Gorontalo “termakan” isu adanya anak-anak korban konflik asal Palestina, yang bisa diadopsi oleh masyarakat lokal dengan sejumlah persyaratan.

Isu yang beredar lewat BBM itu berisi “anak-anak Palestina akan tiba di Pelabuhan Gorontalo hari ini, bagi siapa yang ingin mengadopsi silakan datang ke pelabuhan pukul 16.00 wita bawa fotocopy KTP dan kartu Keluarga! Yang ingin mengadopsi akan di wawancara oleh komnas HAM (gaji,pekerjaan) “.

Selain melalui pesan berantai, informasi langsung dari mulut ke mulut juga beredar di dalam masyarakat. Akibat beredarnya isu tersebut, puluhan warga sudah berada di Pelabuhan Gorontalo sejak pukul 03.00, Ahad (21/9)..

“Saya diberitahu keluarga saya mengenai informasi ini, saya dan keluarga lain langsung ke pelabuhan pagi hari menunggu Kapal Tilongkabila bersandar,” kata salah seorang warga, Verawaty Dungga.

Setelah menunggu beberapa jam, ia dan warga lainnya akhirnya pulang tanpa hasil, serta baru menyadari bahwa isu tersebut hanya disebarkan oleh pihak tidak bertanggungjawab. “Kami sudah tanya petugas di kapal, kata mereka tak ada anak Palestina yang dimaksud,” tambahnya.

Menurutnya selain ia dan keluarga, banyak warga lainnya yang menunggu kedatangan kapal dan diantaranya adalah para PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Beberapa tahun sebelumnya, isu yang sama juga sudah beredar. Bedanya saat itu anak yang kabarnya bisa diadopsi adalah korban bencana Tsunami Aceh dan konflik di sejumlah daerah.

Sejak Minggu (21/9/2014), pagi tadi, masyarakat berbondong-bondong mendatangi pelabuhan. Mereka bukan hendak mempergunakan jasa penyebarangan melainkan ingin mengadopsi anak-anak korban konflik dari Palestina.

Tersiar isu di tengah masyarakat, akan tiba kapal yang mengakut anak-anak Palestina dan bisa diadopsi oleh warga. Ironinya, masyarakat yang datang ke pelabuhan bukan hanya dari Kota Gorontalo melainkan dari wilayah lain yaitu Gorontalo Utara dan Kabupaten Pohuwanto.

Komandan Kapal Patrolo KPM 586 KSOP Pelabuhan Gorontalo Kasman Abas menepis isu kedatangan kapal yang mengangkut anak Palestina. Ia mengaku dinas  sejak semalam hingga hari ini dan tidak mendapati kapal yang mengangkut anak Palestina  bersandar.

Menurutnya, isu itu disebar oleh pihak yang tidak bertanggung jawab melalui media sosial seperti BlackBerry dan facebook.
“Tidak ada yang benar, pokoknya bohong semua itu. Kami sudah mencari informasi kepada pengguna jasa tidak ada anak-anak Palestina, karena setiap kapal yang masuk di pelabuhan Gorontalo harus menyurat dulu ke syahbandar,” tegas  Kasman Abas, Minggu (21/9/2014).

Sementara itu Kepala Badan Kesatuan Bngsa dan Politik (Bakesbangpol)  Provinsi Gorontalo Adrian Lahay menuturkan pihaknya sudah menurunkan tim untuk mengecek informasi tersebut dan hasilnya dipastikan berita kapal pengangkut anak-anak Palestina adalah bohong.
“Memang dari subuh sudah banyak masyarakat yang berkumpul di Pelabuhan Gorontalo. Kami juga sudah menurunkan tim untuk mengecek informasi tersebut dan ternyata isu itu tidak benar yang sengaja disebarkan melalui sosial media,” ujar Adrian Lahay. 

- Tittle    : Isu Adopsi Anak Palestina Beredar Luas
- Source  : rridotcom&republika